Cerita Tentang Jogja

Ya, ini tentang Yogyakarta, biasa kita kenal dengan Jogja. Kota yang kata orang banyak kenangan dan selalu bikin rindu untuk kembali ke sana. Juni 2019 adalah kali pertama aku sampai di kota itu, setelah bertahun-tahun menyimpan rasa penasaran akan kota itu, akhirnya tuntas, suatu hari aku akan kembali ke sana, untuk bertualang lebih akrab lagi.

Setelah berkali-kali terpaksa ditunda, berkali-kali bolak-balik stasiun Serang untuk refund tiket. Akhirnya bisa berangkat dari St. Pasar Senen ke St. Lempuyangan, bermodalkan uang hasil tabungan dan sedikit tambahan dari orangtua, aku berangkat berdua dengan sepupuku. Meski jauh, aku ngga bergitu khawatir, karena di Jogja pun aku sudah janjian dengan beberapa temanku yang memang tinggal di sana.

Berbekal rute perjalanan Jogja-Prau-Wonosobo-Magelang-Jogja, aku pastikan ini akan menyenangkan. Aku ini sebetulnya anak rumahan, yang sehari-harinya hanya bergerilya di antara kamar, dapur, kamar mandi dan halaman rumah. Tapi, aku rasa keinginanku untuk bisa menjelajah cukup besar, aku pikir aku sangat menyukai perjalanan jauh karena di perjalanan itu aku bisa berkontemplasi dengan diriku sendiri, bercerita tentang apapun yang dipikirkan kepala dan yang dirasakan hati, atau sekedar berimajinasi yang akhirnya kujadikan baris-baris puisi.

Cukup banyak drama yang menemani perjalanan jauh pertamaku, dimulai dari beberapa teman yang tiba-tiba tidak jadi ikut, mencari teman mendaki perempuan yang akhirnya ngga jadi juga. Tapi semua itu tetap menyenangkan. Terlebih ketika perjalanan keliling Malioboro, mendaki ke Gunung Prau, melintasi dataran tinggi Wonosobo dan berkenalan dengan dinginnya dataran Dieng.

Rasa gembira menyelimuti hati ketika kami sampai di Stasiun Lempuyangan, akhirnya aku bisa pergi jauh, haha. Menyewa taksi online menuju ke penginapan yang sudah dipilihkan oleh temanku. Kemudian, istirahat sebentar, aku membiarkan sepupuku tidur, aku dan temanku menyusun rute perjalanan kami hari itu. Ini bukan perjalanan santai, karena aku ingin mengunjungi banyak destinasi, haha aku emang maruk.

Akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke daerah Kulon Progo menyambangi Curug Kedung Pedut yang katanya cantik itu. Kami berlima, aku, sepupuku, dua orang temanku, dan satu orang temannya temanku. Oh iya, sebelum berangkat ke Kulon Progo aku pindah penginapan, karena merasa ‘keeung‘ di penginapan pertama.

Motor menjadi transportasi kami menuju Kulon Progo untuk main air di Curug Kedung Pedut. Sayangnya, kami datang saat kemarau jadi pas banget air terjunnya lagi kering, untungnya ada kolam alami, jadi kami tetap bisa bermain air.

DSC_0001

 

DSC_0008
Keasrian suasana di Curug Kedung Pedut membuatku bisa melepas penat, ditambah dinginnya air kolam alami yang sebetulnya membuatku sedikit parno karena berpikir yang aneh-aneh.

DSC_0024
Warna kolamnya yang biru jernih dan dingin

DSC_0041

Juga, perjalanan panjang yang kami tempuh dengan motor, itu cukup berkesan buatku. Menikmati setiap pemandangan yang disuguhkan sepanjang jalan, membiarkan angin-angin jalanan berhembus berkenalan denganku, si wisatawan. Juga, mengobrol banyak hal dengan teman baikku yang menjadi tuan rumah sekaligus tour guide perjalananku saat itu.

DSC_0017

DSC_0051
Pemandangan kolam Curug dari atas

Sepulang dari Curug, kami berencana untuk makan malam di sebuah tempat yang bagus, tapi ngga jadi, karena sepertinya para pengemudi sudah lelah, jadi akhirnya kami memutuskan untuk pulang ke penginapan karena besok kami akan menuju ke Wonosobo untuk mendaki Gunung Prau, it was my very first mountaineering.

Setelah ketiga temanku pulang, aku dan sepupuku jalan-jalan keluar menikmati suasana malam sambil mencari makan, hal yang kulupa adalah aku tidak membawa sendal walhasil kemana mana aku memakai bootsku haha.
Cukup menyenangkan jalan-jalan malam di tengah keramaian orang-orang yang juga menikmati Jogja malam hari.

Malam itu kami tutup dengan sebungkus wedang jahe dan tidur pulas karena kelelahan. Besok pagi kami akan mendaki, tak sabar rasanya.

4 thoughts on “Cerita Tentang Jogja

    1. Haiii Mba Lia..
      Iya suasana aslinya juga memang asri lohh, sama aku juga jadi pengen jalan-jalan lagi, hehehe
      Iyaa memang bagus banget airnya biru kehijau-hijauan dan seger banget pulaa, di sana ada 2 kolam kalau yang di foto itu kolam yang cukup dalam sihh..

      Mampir Mba ke sana kalau lagi main ke Jogja.. ā˜ŗā˜ŗ

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s